Klaim Garansi Rumit? 4 Hal Ini Harus Diperhatikan Pada Smartphone Bergaransi Distributor
Seperti telah diketahui pencinta gadget pada umumnya, selain garansi resmi, ada juga smartphone dengan garansi distributor. Smartphone bergaransi distributor ini sebenarnya smartphone yang masuk melalui jalur nonresmi atau diimpor oleh distributor yang tidak ditunjuk secara resmi oleh pihak produsen smartphone.
Jika dibandingkan dengan smartphone resmi, smartphone garansi distributor memang dibanderol dengan harga yang lebih terjangkau. Namun sebelum tergoda dan membeli smartphone garansi distributor, sebaiknya kamu berhati-hati. Berikut alasan kenapa kamu harus hati-hati dengan garansi distributor.
Rabu, 08 Maret 2017
Selasa, 07 Maret 2017
LG Pamer TV Super Tipis dan AC Pengusir Serangga di InnoFest 2017
JEJU, KOMPAS.com - LG menghelat ajang pameran teknologi LG Innovation Festival Asia 2017 di Pulau Jeju, Korea Selatan. Dalam acara yang juga disebut sebagai LG InnoFest ini, raksasa elektronik asal Korea Selatan ini memamerkan produk-produk terbaru hasil inovasi yang bakal di lempar ke pasar Asia.
Acara tahunan ini berlangsung sejak Senin (6/3/2017) hingga Rabu (8/3/2017).
Pada LG InnoFest tahun ini, LG merilis dan memamerkan mesin cuci, lemari es, televisi, dan pendingin ruangan (AC) dengan teknologi terbaru. Tak hanya itu, LG pun mengembangkan konsep rumah pintar dengan robot dan lemari es super canggih.
JEJU, KOMPAS.com - LG menghelat ajang pameran teknologi LG Innovation Festival Asia 2017 di Pulau Jeju, Korea Selatan. Dalam acara yang juga disebut sebagai LG InnoFest ini, raksasa elektronik asal Korea Selatan ini memamerkan produk-produk terbaru hasil inovasi yang bakal di lempar ke pasar Asia.
Acara tahunan ini berlangsung sejak Senin (6/3/2017) hingga Rabu (8/3/2017).
Pada LG InnoFest tahun ini, LG merilis dan memamerkan mesin cuci, lemari es, televisi, dan pendingin ruangan (AC) dengan teknologi terbaru. Tak hanya itu, LG pun mengembangkan konsep rumah pintar dengan robot dan lemari es super canggih.
Senin, 06 Maret 2017
Game di Android Bisa Dicoba Dulu Sebelum Dibeli
KOMPAS.com - Sebentar lagi, pengguna Android tidak perlu bingung memilih game untuk diunduh. Pasalnya Google akan merilis fitur yang mengizinkan pengguna mencoba game terlebih dulu sebelum membelinya.
Google menamai fitur tersebut “Playables”. Mereka mengumumkan keberadaan fitur tersebut dalam acara Google Developer Conference 2017 dan berencana menerapkannya dalam waktu dekat.
Sebagaiman dilansir KompasTekno dari The Verge, Jumat (3/3/2017), Playables sebenarnya sebuah iklan yang bisa digunakan para pengembang untuk memamerkan game buatan mereka.
Namun bentuknya bukanlah iklan biasa. Google sengaja membuat iklan ini dalam format game ukuran kecil (mini game) atau teaser yang dapat dipakai untuk menunjukkan alur permainan.
Karena dibuat sebagai mini game, maka pengguna bisa menjajal permainan tersebut hanya melalui iklan. Dan setelah mencoba, jika pengguna merasa cocok, dapat mumutuskan untuk membelinya.
Director of Product Management for Mobile Advertising Google, Sissie Hsiao mengatakan bahwa fitur Playables ini bakal memberi manfaat baik untuk para pengembang aplikasi. Sebabnya, pengguna yang telah mencoba dan memutuskan membeli, biasanya cenderung memainkan game dalam waktu yang lebih lama.
Keputusan membuat fitur uji coba game ini, menurut Hsiao, diambil seiring terjadinya perubahan dalam lansekap aplikasi mobile.
Menurutnya, para pemain saat ini cenderung mencari judul game tertentu secara spesifik. Karena itu, metode Playables dianggap bakal lebih bermanfaat ketimbang metode Google Play Store dulu.
source : http://tekno.kompas.com/read/2017/03/03/19030097/game.di.android.bisa.dicoba.dulu.sebelum.dibeli
KOMPAS.com - Sebentar lagi, pengguna Android tidak perlu bingung memilih game untuk diunduh. Pasalnya Google akan merilis fitur yang mengizinkan pengguna mencoba game terlebih dulu sebelum membelinya.
Google menamai fitur tersebut “Playables”. Mereka mengumumkan keberadaan fitur tersebut dalam acara Google Developer Conference 2017 dan berencana menerapkannya dalam waktu dekat.
Sebagaiman dilansir KompasTekno dari The Verge, Jumat (3/3/2017), Playables sebenarnya sebuah iklan yang bisa digunakan para pengembang untuk memamerkan game buatan mereka.
Namun bentuknya bukanlah iklan biasa. Google sengaja membuat iklan ini dalam format game ukuran kecil (mini game) atau teaser yang dapat dipakai untuk menunjukkan alur permainan.
Karena dibuat sebagai mini game, maka pengguna bisa menjajal permainan tersebut hanya melalui iklan. Dan setelah mencoba, jika pengguna merasa cocok, dapat mumutuskan untuk membelinya.
Director of Product Management for Mobile Advertising Google, Sissie Hsiao mengatakan bahwa fitur Playables ini bakal memberi manfaat baik untuk para pengembang aplikasi. Sebabnya, pengguna yang telah mencoba dan memutuskan membeli, biasanya cenderung memainkan game dalam waktu yang lebih lama.
Keputusan membuat fitur uji coba game ini, menurut Hsiao, diambil seiring terjadinya perubahan dalam lansekap aplikasi mobile.
Menurutnya, para pemain saat ini cenderung mencari judul game tertentu secara spesifik. Karena itu, metode Playables dianggap bakal lebih bermanfaat ketimbang metode Google Play Store dulu.
source : http://tekno.kompas.com/read/2017/03/03/19030097/game.di.android.bisa.dicoba.dulu.sebelum.dibeli
Jumat, 03 Maret 2017
Media Luar Bahas Fenomena Presiden Jokowi Jadi YouTubers
Jakarta - Presiden Joko Widodo cukup rajin menayangkan vlog di situs berbagi video, YouTube. Kegemarannya tersebut menjadi bahasan media di mancanegara.
Media teknologi yang berbasis di Amerika Serikat, Mashable, menurunkan judul 'Indonesia's Latest YouTube Celebrity? Its President'. Diinformasikan bahwa kegemaran Jokowi bikin vlog disenangi rakyatnya.
"Dia sudah mendapatkan lebih dari 100 ribu subscriber, melakukan event siaran langsung dan vlog soal apa yang dia makan. Akrab dikenal dengan nama Jokowi, sang presiden telah mengumpulkan ribuan fans dan bahkan punya hashtag sendiri #JKWVLOG," tulis Mashable.
Disebutkan bahwa vlog terakhir Jokowi dilakukan bersama raja Salman yang sedang berkunjung ke Indonesia. Video mereka sedang bersantap itu sudah dilihat ratusan ribu kali dalam waktu singkat.
"Video YouTube dia yang sebelumnya mencakup apapun termasuk saat dia memanah sampai saat makan street food bersama menterinya," tambah mereka.
Mashable juga menghubungi pihak YouTube yang langsung memberi tanggapan. Situs kepunyaan Google itu membahas gaya sang presiden saat bikin video.
"Yang menarik soal channel Jokowi adalah bagaimana dia bereksperimen. Dia sudah mencoba berbagai gaya video yang berbeda. Kapanpun dia bereksperimen, subscribernya bertambah,".
source : https://inet.detik.com/cyberlife/3436903/media-luar-bahas-fenomena-presiden-jokowi-jadi-youtubers
Jakarta - Presiden Joko Widodo cukup rajin menayangkan vlog di situs berbagi video, YouTube. Kegemarannya tersebut menjadi bahasan media di mancanegara.
Media teknologi yang berbasis di Amerika Serikat, Mashable, menurunkan judul 'Indonesia's Latest YouTube Celebrity? Its President'. Diinformasikan bahwa kegemaran Jokowi bikin vlog disenangi rakyatnya.
"Dia sudah mendapatkan lebih dari 100 ribu subscriber, melakukan event siaran langsung dan vlog soal apa yang dia makan. Akrab dikenal dengan nama Jokowi, sang presiden telah mengumpulkan ribuan fans dan bahkan punya hashtag sendiri #JKWVLOG," tulis Mashable.
Disebutkan bahwa vlog terakhir Jokowi dilakukan bersama raja Salman yang sedang berkunjung ke Indonesia. Video mereka sedang bersantap itu sudah dilihat ratusan ribu kali dalam waktu singkat.
"Video YouTube dia yang sebelumnya mencakup apapun termasuk saat dia memanah sampai saat makan street food bersama menterinya," tambah mereka.
Mashable juga menghubungi pihak YouTube yang langsung memberi tanggapan. Situs kepunyaan Google itu membahas gaya sang presiden saat bikin video.
"Yang menarik soal channel Jokowi adalah bagaimana dia bereksperimen. Dia sudah mencoba berbagai gaya video yang berbeda. Kapanpun dia bereksperimen, subscribernya bertambah,".
source : https://inet.detik.com/cyberlife/3436903/media-luar-bahas-fenomena-presiden-jokowi-jadi-youtubers
Kamis, 02 Maret 2017
Mencari Pemenang Antara Nokia 3310 Baru dan Lawas
Jakarta, CNN Indonesia -- Nokia 3310 merupakan salah satu ponsel ikonik, dan setelah 17 tahun sejak Nokia merilis untuk pertama kalinya, seri ini muncul lagi di ajang Mobile World Congress (MWC) 2017.
Harga:
Nokia 3310 tahun 2017 dijual dengan harga murah, bahkan boleh dibilang sangat murah. Di eropa, feature phone ini dipatok hanya 49 euro atau sekitar Rp 700 ribu saja.
Sementara Nokia 3310 original saat pertama kali hadir dijual di kisaran US$ 160 atau Rp 1,6 jutaan menggunakan kurs saat ini. Pun demikian harganya dua kali lebih mahal dari versi terbaru.
Jakarta, CNN Indonesia -- Nokia 3310 merupakan salah satu ponsel ikonik, dan setelah 17 tahun sejak Nokia merilis untuk pertama kalinya, seri ini muncul lagi di ajang Mobile World Congress (MWC) 2017.
Harga:
Nokia 3310 tahun 2017 dijual dengan harga murah, bahkan boleh dibilang sangat murah. Di eropa, feature phone ini dipatok hanya 49 euro atau sekitar Rp 700 ribu saja.
Sementara Nokia 3310 original saat pertama kali hadir dijual di kisaran US$ 160 atau Rp 1,6 jutaan menggunakan kurs saat ini. Pun demikian harganya dua kali lebih mahal dari versi terbaru.
Langganan:
Komentar (Atom)




